Ahok Tetap Punya Peluang Maju Jadi Kepala Daerah, Ungkap Pengamat

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sekarang resmi berstatus narapidana. Namun ia dinilai masih berpeluang besar untuk menduduki sejumlah posisi strategis yang ada di pemerintahan termasuk sebagau seorang kepala daerah sampai presiden sekalipun. Hal ini disampaikan oleh seorang pengamat hukum pidana dari Universitas Trisakti, Abdul Fikar Hajar ketika dihubungi dan ditanya oleh sejumlah media.

Analisis Pakar Hukum

Abdul sendiri menjelaskan bahwa dalam proses penunjukkan seorang pejabat publik di Indonesia secara umum melalui tiga model tahapan. Yang pertama, melalui pemilihan umum. Yang kedua, melalui seleksi terbuka. Dan yang ketiga, diangkat langsung oleh pemimpin lembaga terkait atau pun presiden.

Diketahui sekarang, Ahok resmi berstatus narapidana karena jaksa pada akhirnya memutuskan untuk mencabut permohonan banding. Ahok sebelumnya juga membatalkan pengajuan langkah hukum serupa itu. Abdul mengemukakan pendapat, “Kalau dalam hal ini, Ahok tak punya kesempatan untuk menjadi menteri. Undang-Undang No. 5 Tahun 2015 tentang Aparatur Sipil Negara sudah mengisyaratkan bahwa pejabat yang pengangkatannya ditunjuk langsung oleh presiden harus bukan bekas narapidana.”

Ia juga menambahkan, “Kalau jadi gubernur atau pun presiden, bisa saja. Khususnya ketika masa hukumannya sudah selesai dijalankan. Hal ini karena penunjukkannya itu dilakukan melalui Pemilu.”

Tidak hanya itu, Abdul juga mengatakan bahwa hal ini berlaku ketika Mahkamah Konstitusi mencabut aturan yang membatasi seorang narapidana guna mencalonkan diri sebagai peserta pemilihan kepala daerah.

“Sekarang ini UU Pilkada sedang diamandemen untuk disatukan atau pun kodifikasi dengan UU Pemilihan Umum. Saat ini sedang dalam pembahasan DPR. Ya jadi tunggu saja,” imbuhnya.

Hal ini semakin memperkuat bahwa Ahol mempunyai peluang untuk kembali lagi ke jajaran pemerintahan Indonesia pasca ia bebas kelak. Mungkin apa yang disampaikan oleh Abdul ini tidak akan diterima seluruhnya oleh lapisan masyarakat Indonesia namun pada kenyataannya, Abdul hanya berbicara sesuai fakta dan Undang-Undang.

Hak Politik Tidak dicabut

Sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Abdul, Muzakir, pakar hukum pidana Universitas Islam Indonesia juga memberikan pernyataan yang serupa. Menurut dirinya, selama hak politik Ahok untuk dipilih dan memilih tak dicabut ketika statusnya sudah berubah menjadi seorang narapidana, ia sebenarnya masih memiliki peluang yang cukup besar untuk menyalonkan diri sebagai kepala daerah.

“Namun harus dicatat juga. Moral hukum harus tetap dipertimbangkan di sini. Kalau semisal dia mau menyalonkan diri menjadi gubernur di sini setelah ia selesai menjalani masa hukuman selama 2 tahun ya dia tinggal membuat pernyataan kepada publik,” ungkap Muzakir.

Diketahui bahwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah mencabut permohonan banding atas putusan dari majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Kubu Ahok telah terlebih dahulu mencabut permohonan banding togel singapura atas vonis yang diajukan hakim. Ada beberapa pihak yang menyayangkan keputusan kubu Ahok yang mencabut bamding namun Ahok meyakinkan kepada seluruh pendukungnya agar bisa menerima keputusan hakim dengan bijak dan tetap tenang.

Dengan dicabutnya permohonan banding dari dua belah pihak tersebut, baik dari pihak jaksa maupun pihak kuasa hukum, maka vonis 2 tahun sesuai degan pasal 156a KUHP tentang penitaan agama sebagaimana yang sudah ditetapkan oleh hakim pada tanggal 9 Mei 2017 lalu telah memiliki kekuatan hukum yang tetap ataupun incracht. Namun demikian, sekali lagi, Ahok masih memiliki peluang menduduki sejumlah posisi pemerintahan selepas bebas dari tahanan.

Istiqlal Menolak Kegiatan Massa Aksi Bela Ulama 96 Hari Ini, Jumat (9/6)

Pengurus masjid Istiqlal sampai saat ini belum juga memberikan izin terkait rencana adanya aksi bela ulama yang akan diadakan oleh Presidium Alumni 212. Mereka ingin menjadikan masjid itu sebagai titik kumpul dari aksi tersebut. Aksi yang dinamai Aksi Bela Ulama (ABU) 96 itu rencananya akan digelar hari ini, Jumat (9/6). Namun pengurus masjid Istiqlal belum juga memberikan izin kepada mereka. Hal ini disampaikan oleh Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Salam.

Belum Adanya Izin dari Pengurus Masjid Istiqlal

Abu menyampaikan pesan kepada salah satu media di Indonesia, dan dilansir dari CNN Indonesia, “Belum ada izin dari kami. Pada waktu yang sama kami juga ada acara.” Abu juga menambahkan bahwa acara yang diadakan hari ini, Jumat (9/6) sudah dirancang jauh-jauh hari sebelumnya. Rangkaian acara tersebut adalah pesantren kilat, kajian fiqih, kegiatan remaja, siraman rohani. “Program amaliyah Ramadhan banyak sekali dan ini padat sekali. Ditambah lagi ada acara togel singapura baru di tahun ini yaitu program Istiqlal Ramadhan Fair. Itu ambil jalan parkir Katredal, otomatis kan parkirannya akan berkurang,” imbuh Abu.

Abu juga menegaskan bahwa pengurus masjid Istiqlal mendapatkan surat permohonan izin dari Pengurus ABU 96 pada Minggu (4/6) lalu. Lalu mereka membalasnya pada tanggal 6 Juni tepatnya hari Selasa dan menjelaskan bahwa tidak bisa memberikan fasilitas pada peserta aksi itu. Dan sejak pengiriman surat tersebut pengurus belum juga memberi komunikasu dari peserta aksi dalam bentuk apapun. Abu cuma mengetahui aksi ini tetap berjalan di Masjid Istiqlal dari media sosial.

Akan Tetap Melakukan Aksi Walau Tak Ada Izin dari Pengurus Masjid Istiqlal

Salah satu peserta ABU 96, Adi Abdillah, mengatakan bahwa tidak tahu kalau aksi yang akan ia ikuti belum mendapatkan izin dari pengurus masjid. Ia sudah tiba di masjid Istiqlal dari jam 10.00 WIB.

“Kalau tidak dapat izin saya akan tetap melakukan aksi. Mungkin nanti bak ada diskusi untuk keputusan persetujuan,” ungkapnya saat ditemui. Sedangkan peserta lain, Muhammad Nur Hadifi, menyampaikan pendapat yang sama dengan Adi. Ia mengetahui ABU 96 dari tadi malam dari bapaknya Dan segera lah ia datang ke Masjid Istiqlal pagi ini. “Saya akan tetap ikut aksi walaupun belum ada izinnya.”

Suasana Masih Relatif Sepi

Berdasarkan pantauan dari media di Indonesia, saat ini Masjid Istiqlal masih relatif sepi dari peserta aksi ABU 96. Hanya ada ratusan orang yang memasuki masjid dan juga ada puluhan orang yang ada di luar masjid. Pedagang di masjid Istiqlal juga tidak seramai biasanya. Tidak ada pegadang makanan dan kali inu hanya ada pedagang peci dan juga perlengkapan solat.

Meski demikian, saat ini pihak kepolisian sudah berjaga-jaga di Masjid Istiqlal. Hal ini terlihat dari adanya puluhan personel yang tampak berjaga-jaga di sekitaran pintu Al Fattah.

Sebelumnya, Aksi Bela Ulama 96 ini dipimpin oleh Ustadz Ansufri ID Sumbo dan juga Ustadz Hasri Sorimuda Harahap. Dalam posternya, ABU 96 inu akan menitikkan Masjid Istiqlal sebagai titik pusatnya. Tentu saja hal ini membuat sejumlah masyarakat resah karena mungkin akan menimbulkan kemacetan dan kerusuhan, dan apabila akan tetap dilangsungkan, masyarakat setempat berharap aksi bisa berjalan aman dan damai karena malamnya akan ada shalat taraweh. Namun berita mengabarkan bahwa aksi ABU 96 akan tetap berlansung.

Saat Trump Menawarkan Solusi, Arab Makin Gencet Qatar

Negara-negara Teluk saat ini meningkatkan tekanannya kepada negara Qatar. Sementara itu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan juga emir Kuwait sedang bekerja guna mengakhiri perselisihan Arab yang akhirnya berujung pada pemblokiran Qatar di kancah pasar internasional. Saat ini Presiden AMerika Serikat yang sangat controversial itu sedang menawarkan bantuannya untuk Arab guna mengakhiri konflik. Dan kemungkinan lewat sebuah pertemuan di Gedung Putih, Uni Emirat Arab memutuskan jalur pos ke Qatar. Saat ini Bahrain juga menegaskan keinginan mereka untuk menjauhkan Doha dari Iran. Laporan ini diterima kemarin hari Kamis (8/6).

Pemutusan Hubungan Diplomatik Beberapa Negara

Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, Mesir serta sejumlah negara lainnya memutuskan hubungan diplomatik mereka dan juga transportasi dengan Doha pada awal minggu ini. mereka memiliki tudingan bahwa negara tersebut mendukung militant Islamis dan juga musuh bebuyutan di kawasan lain yakni Iran. Biasanya Qatar lebih menunjukkan sikap yang hati-hati namun kali ini negara itu jelas-jelas berang.

Seorang diplomat Qatar menegaskan, “Ini blokade seperti Berlin! Ini adalah sebuah deklarasai perang! Agresi politik, ekonomi dan juga sosial. Dunia harus mengecam mereka, para aggressor.”

Dengan sejumlah pasokan makanan, dan juga pasokan yang lainnya serta kebutuhan yang lainnya yang tentu saja terganggu, ada kekhawatiran atas gangguan politik yang saat ini tengah memuncak. Bank dan juga sejumlah perusahaan yang ada di Teluk Arab saat ini berusaha untuk mempertahankan hubungannya dengan Qatar dan juga mencegah untuk mengadakan sejumlah penjualan aset.

Turki sendiri sudah menwarkan sebuah bantuan pengerahan pasukan ke Qatar dan mereka juga berjanji akan menyediakan pasokan pangan untuk sekutunya itu. Sang Presiden, Tayyip Erdogan, mengatakan bahwa langkah untuk mengisolasi Qatar ini tak akan menyelesaikan masalah apa pun.

Sementara itu, layanan pos nasional dari Emirates Post Group, UEA, menghentikan semua jasa pengiriman surat ke negara Qatar. Berita ini disampaikan oleh kantor berita WAM. Hal ini merupakan langkah terbaru mereka dalam bentuk memundurkan hubungan komersial dan juga komunikasi dengan Doba.

Hal serupa juga terjadi para kondisi perminyakan di Abu Dhabi. Otoritas Pelabuhan Minyak Abu Dhabi menjatuhkan kembali sebuah larangan untuk sejumlah kapal tanker sanadomino yang mana terkait dengan Qatar guna menghubungi pelabuhan di UEA. Mereka membatalkan kebijakan sebelumnya untuk meringankan larangan dan juga berpotensi untuk membuat kemacetan kargo.

Reaksi Donald Trump

Semula, Trump membela kelompok yang saat itu dipimpin oleh Arab Saudi sebelum sejumlah pejabat pertahanan Amerika Serikat kembali memuji Doha. Hal ini mengingat adanya pangkalan militer yang besar Amerika Serikat yang ada di Qatar yang mana tentu saja menjadi basis peluncuran serangan terhadap ISIS di Timur Tengah.

Dalam intervensi kedua pihak tersebut beberapa hari ini, Trump mendorong aksi yang digerakkan untuk melawan terorisme. Dan dari laporan dari Gedung Putih, dalam sebuah panggilan telepon dengan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani. Tidak hanya itu, Trump pun menyarankan sebuah pertemuan di Gedung Putih ‘apabila diperlukan’.

Pertemuan tersebut juga menyebut, dalam panggilan telepon dengan sang putra mahkota Abu Dhabi, Sheikh Mohammed bin Zayed al-Nahayan, bahwa Trump menyerukan persatuan di antara negara Teluk. Namun ia menambahkan, “Tapi jangan sampai menghentikan upaya menumpas pendanaan ekstrimisme radikal ataupun mengalahkan terorisme.” Trump sendiri dinilai bergerak aktif dalam perseteruan negara-negara Teluk ini.

Kasus Habib Rizieq Shihab Mau Dibawa Kemana

Baladacintarizieq kian semakin menjadi trending topic bahkan sampai menduduki peringkat satu pasca habib Rizieq Shihab ditetapkan sebagai tersangka, kasus ini pun kian memanas antara pihak kepolisian yang mengaku mengantongi 2 alat bukti yang menguatkan namun Kapitra selaku ketua pengacara dari pimpinan FPI merasa ada banyak kejanggalan atas penetapan tersangka kepada kliennya apalagi diduga adanya executive order atas penetapan tersebut.

 

Habib Rizieq Shihab akan lama tinggal di Arab Saudi

Habib Rizieq yang awalnya mengaku pergi umroh kini tidak kunjung pulang ke Indonesia untuk memenuhi panggilan polisi terkait kasus yang menjeratnya, dikabarkan kini habib telah memperpanjang visa tinggalnya di Arab Saudi. Belum ada yang tahu harus berapa lama lagi sang pimpinan FPI akan tinggal disana, meskipun sudah siap 726 pengacara membela namun beliau belum mau pulang ke Indonesia.

 

Rangkuman Kronologi kasus habib Rizieq Shihab

Kasus baladacintarizieq kian menjadi pemberitaan panas setelah sang pimpinan FBI habib Rizieq Shihab ditetapkan menjadi tersangka atas kasus rekamanan pornografi yang diduga dilakukan oleh habib Rizieq Shihab dan Firza Husein yang kini keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka. Berikut rangkuman kronologi kasus habib Rizieq Shihab dan firza Husein:

  • 28 Januari 2017
  • Tanggal 28 Januari 2017 lalu pertama kali munculnya video yang berisi suara percakapan yang diduga antara firza Husein dan habib Rizieq Shihab, selain itu ada juga muncul gambar-gambar yang tidak senonoh dari seorang wanita yang diduga Firza Husein. Video tersebut diunggah dari sebuah situs dan menjadi viral dimedia sosial www.sanadomino.com .
  • 29 Januari 2017
  • Kementrian komunikasi dan informasi akhirnya memblokir situs yang menyebarkan video tersebut, juru bicara dari FPI Slamet Maarif menjelaskan munculnya penyebar rekaman percakapan tersebut merupakan fitnah murahan dan situs tersebut adalah sampah.
  • 31 Januari 2017
  • Aliasi mahasiswa anti pornografi telah melaporkan 3 situs mengandung pornografi ke kantor polda metro jaya. Ketiga situs tersebut diduga melanggar beberapa pasal ITE. Dan kemudian Firza Husein ditangkap oleh pihak kepolisian.
  • 1 Februari 2017
  • Polisi akhirnya menggeledah kediaman dari Firza Husein dan mengamankan beberapa barang bukti (sprei, bantal dan televisi). Firzan Husein dan habib Rizieq membantah bahwa mereka yang ada dalam rekaman percakapan dalam baladacintarizieq tersebut. Meskipun polisi telah menyatakan bahwa rekaman tersebut asli namun keduanya tetap mengelak.
  • 24 April 2017
  • Baik Firza ataupun habib Rizieq Shihab ingin dipertemukan oleh pihak kepolisian untuk mengkonfirmasi kebenarannya namun keduanya sama-sama mangkir dari panggilan polisi.
  • 16 Mei 2017
  • Firza di tetapkan sebagai tersangka, penyidik sudah mengantongi bukti yang kuat. Menurut keterangan dari saksi ahli bahwa konten berisi chat Firza dengan habib Rizieq Shihab adalah asli. Begitu juga dengan foto-foto Firza yang ada dalam situs tersebut merupakan gambar asli.
  • Dihari penetapan Firza Husein, kuasa hukum FPI mengatakan bahwa kliennya (habib Rizieq Shihab) tidak akan pulang ke Indonesia memenuhi panggilan dari polisi sebab tidak bersedia untuk diperiksa pada masalah chat yang berkonten pornografi yang melibatkan dirinya tersebut.
  • 29 Mei 2017
  • habib Rizieq Shihab akhirnya ditetapkan sebagai tersangka, penetapan diambil oleh polisi berdasarkan hasil dari gelar perkara dari tim Ditkrimsus polda metro jaya. Habib Rizieq Shihab dikenakan pasal yang tidak berbeda dengan Firza yaitu pasal 4 ayat 1 juncto 29 atau pasal 6 juncto 32 dan pasal 8 junco 34 UU RI no 44 tahun 2008 ancaman hukuman diatas lima tahun penjara atas tuduhan pornografi.