Daftar Film Superhero Yang Akan Rilis Di Tahun 2017 – 2020

Pasca Marvel Studio merintis produksi film-film superhero yang jalan ceritanya berkaitan satu sama lain, genre film ini semakin banyak diminati dan hingga saat ini dikenal sudah ada 3 dunia superhero di bioskop, yaitu X Men Universe, DC Extended Universe, dan Cinematic Universe. Tentu saja dari seluruh film gadispoker yang diproduksi oleh studio-studio tersebut mempunyai klimaks yang tuntas tetapi seringkali terlampir teaser untuk film yang akan rilis kemudian. Inilah sebabnya penantian fans seolah tak ada ujungnya. Bagi Anda para penggemar film dengan genre superhero, simak ulasan berikut ini.

 

Daftar film superhero tayang tahun 2017- 2020

Inilah daftar yang memuat jadwal tayang film superhero dari tahun 2017, 2018, 2019, hingga tahun 2020 yang diproduksi oleh Marvel dan DC.

 

Spider-Man:  Homecoming  (7 juli 2017)

Pada versi yang ini Anda akan menyaksikan sosok Peter Parker yang berbeda yaitu jauh lebih muda dibandingkan versi-versi Spider-Man lainnya. Di sini Anda juga akan menemukan Ironman alias Tony Stark, si milyuner jenius yang arogan tetapi baik hati sebagai mentor superhero muda tersebut.

 

Thor:Ragnarok (3 november 2017)

Teaser film ini telah muncul sejak dirilisnya film Captai America: Civil War yaitu saat Hulk dan Thor yang tak dikut bertempur bersama rombongan superhero lainnya. Pada film ini Anda juga akan menyaksikan aktris kawakan Cate Blanchett dengan make up super emo yang sangat keren. Selain itu film ini juga akan diarahkan oleh sutradara Taika Waititi.

 

Justice League (17 November 2017)

Bila Anda sudah merasa kangen dengan superhero wanita Wonder Woman, pada film Justice League Anda bisa menghadiri reuni Batman yang diperankan oleh Ben Affleck, Aqua Man (Jason Momoa), The Flash (Ezra Miller), Wonder Woman (Gal Gadot), Cyborg  (Ray Fisher), dan Lois Lane (Amy Adams).

 

Black Panther (16 februari 2018)

Setelah kemunculan sekitar karakter ini pada film Captain America: Civil War, Anda akan menyaksikan kembali Black Panther pulang kampung ke Wakanda dan bertarung dengan musuh lamanya

 

New Mutants(13 april 2018)

Para mutan muda akan kembali beraksi  pada film New Mutants ini dan kabarnya karakter Profesor X muda masih akan diperanan oleh James McAvoy.

 

Avengers: Infinity War (14 mei 2018)

Belum ada informasi resmi yang berkaitan dengan karakter-karakter superhero  yang akan muncul pada film Avengers di tahun depan.

 

Deadpool 2 (1 juni 2018)

Pada film Deadpool 2 besutan David Leitch akan muncul karakter wanita Domino  yang diperankan oleh Zazie Beets serta Frenemy Deadpool, josh Brolin.

Ant-Man and the Wasp (6 juli 2018)

Film  ini akan dibintangi oleh Paul Rudd, Michael Douglas, dan Evangeline Lily.

 

Aquaman (21 desember 2018)

Jason Momoa masih akan memerankan Aquaman dan selain itu akan muncul Nicole Kidman sebagai Queen Atlanta serta Patrick Wilson sebagai Orm.

 

Captain Marvel (8 maret 2019)

Inilah pesaing Wonder Woman besutan MCU  yang akan diperankan  oleh Carol Danvers  sebagai Captain Marvel atau Miss Marvel.

 

Shazam (5 april 2019)

Rumornya film ini akan menampilkan debut Dwayne Johnson sebagai karakter supervilain.

 

Justice League 2 (14 juni 2019)

Film ini masih belum diketahui setelah sang sutradara  mundur setelah setengah jalan produksi film tersebut.

 

Spider-Man: Homecoming  2 (5 juli  2019)

Walaupun versi pertamanya belum dirilis, rumah produksi CMU tampaknya sudah bersiap mengerjakan bagian keduanya.

 

Di tahun 2020, bersiap siaplah untuk menonton Cyborg (3 april 2020). Green Lantern Corps (19 juni 2020), The Flash dan Gambit dengan jadwal rilis yang belum dipublikasikan.

Apakah Transformer: The Last Knight Bagus untuk Anak-Anak?

Siapa yang tidak kenal dengan karakter robot-robot tangguh di film Transformers? Dari anak-anak hingga dewasa semua sangat menyukainya dan bahkan sama sekali tidak ingin melewatkan film terbarunya. Khususnya anak-anak, mereka banyak yang terinspirasi dan sangat menyukai karakter Autobots. Namun, di cerita film Transformers terbaru, The Last Knight dimana akan ada banyak sekali aksi serangan dan pertarungan yang brutal, apakah film tersebut masih cocok untuk anak-anak?

Anak Suka Tetapi Orang Tua Harus Dampingi

Autobots dan Decepticons mungkin memulai awal mereka sebagai mainan anak-anak, sebelum diangkat ke film kartun di akhir pekan. Mereka terlihat tidak berbahaya. Tapi sekarang Transformers adalah franchise blockbuster, dan mereka biasanya mendapatkan rating PG-13 mereka. Film Transformers sangat mengejutkan, dan sepertinya tidak berubah untuk rating dari film terbaru, Transformers: The Last Knight.

Pertunjukan kelima untuk film robot alien ini akan segera diputar di bioskop, dan perdebatan yang akrab sekali lagi muncul kembali: apakah Transformer baik untuk dilihat anak-anak? Itu terserah orang tua, tapi kalau ada penghiburan, Josh Duhamel yang memiliki peran penting di film Transformers, ia memiliki jawaban sendiri.

Setelah membintangi tiga film Transformers pertama sebagai Kolonel William Lennox, dan kemudian beristirahat untuk film yang keempat, Josh Duhamel akhirnya kembali ke film yang kelima, Transformers: The Last Knight. Kali ini Duhamel memiliki anak laki-laki kecil, yang telah memicu perdebatan di rumahnya tentang apakah anaknya cukup umur untuk melihat orang tuanya melawan beberapa robot. Pada akhirnya, Duhamel telah memutuskan untuk membawa anaknya ke pemutaran perdana film Transformers; The Last Knight, dan dia mengatakan bahwa dia siap menghadapi konsekuensi setelahnya.

Jawaban Duhamel adalah seperti berikut; :Itu adalah debat yang sudah dilakukan secara berulang. Apakah dia terlalu kecil, Dia (baru berumur) tiga … dia akan berusia hampir empat tahun saat filmnya keluar. Jadi, Anda tahu, saya akan membawanya ke acara perdana, ya, dia akan melihatnya. Kurasa aku akan menghadapi stres pasca trauma sesudahnya. Film-film itu cukup intens, bahkan untuk orang dewasa, [tapi] dia mencintai pedang. Dia mencintai semua itu.”

Michael Bay Melakukannya Dengan Apik

Di bawah ide gila Michael Bay, Transformers, yang lebih baik atau lebih buruk, telah menjadi identik dengan blockbuster popcorn musim panas. Filmnya besar, keras, pukulan yang gila, penuh dengan semua aksi dan ledakan yang mungkin Anda inginkan. Film-film tersebut tidak pernah lepas dari kelompok rating PG-13, karena banyak karakter manusia dan robot bertemu dengan nasib yang mengerikan.

Misalnya, sepertinya Anda bisa ingat ketika Optimus Prime merobek tulang belakang dari Decepticon. Selain itu, masih banyak adegan lainnya yang tidak pantas ditonton oleh anak-anak usia di bawah 5 tahun atau bahkan 10 tahun. Film-film itu benar-benar untuk remaja dan dewasa, jadi akhirnya bagi orang tua betapa mereka harus mendampingi domino qiu qiu dan jangan membiarkan anak mereka melihat filmnya sendiri.

Transformers: The Knight terbukti menjadi film Transformers yang paling gelap, karena dunia sekali lagi terancam dibanjiri oleh robot jahat. Kali ini ancaman itu muncul dari dalam karena Optimus Prime telah terlihat lebih ‘jahat’ dan harus melawan (akan membunuh) Bumblebee, Cade Yaeger, dan mantan sekutunya karena sejarah rahasia Transformers akan terungkap.

Dan ada banyak barang King Arthur juga. Michael Bay kembali sebagai sutradara untuk apa yang dia janjikan untuk menjadi yang terakhir kalinya, dengan Mark Wahlberg, Isabela Moner, Laura Haddock, Josh Duhamel, dan entah bagaimana Anthony Hopkins mengisi pemerannya. Transformer: The Last Knight siap ditonton di bioskop hanya dalam beberapa minggu lagi atau pada tanggal 21 Juni 2017 di Amerika.

Acara di TV Memicu Debat Tentang Keperawanan di Cina

Qiu Yingying menangis. Ia baru saja mengetahui bahwa hubungannya dengan sang pacar Ying Qin, telah berakhir, karena sang pacar mengetahui dirinya sudah pernah melakukan hubungan seks sebelumnya.

 

Dari Drama Ode to Joy

Adegan dari drama yang sangat populer saat ini, Ode to Joy, pasalnya memicu perdebatan luas tentang keperawanan: apakah hal itu masih dianggap sebagai asset yang berharga bagi perempuan di tengah-tengah masyarakat Cina modern.

 

Ode to Joy sekarang ini sudah memasuki masa keduanya. Drama ini mengisahkan 5 perempuan cantik yang datang dari berbagai latar belakang kehidupan yang beda. Mereka tinggal di lantai yang sama di sebuah kompleks apartmen di Shanghai. Acara ini hampir mirip dengan Sex dan the City dari Hollywood namun masih lebih sopan. Drama ini juga sangat populer di kalangan perempuan karena fokus dari drama ini adalah pada percintaan, persahabatan dan karir serta kesuitan yang dihadapi khususnya oleh perempuan yang tinggal di kota besar.

 

Qiu Yingying sendiri adalah satu karakter muda yang naïf yang mana menganggap bahwa hubungannya jauh lebih penting dibandingkan hal yang lainnya. Dalam adegan di drama itu, ia mengadakan acara makan malam guna mengenalkan pacarnya pada teman-temannya. Tapi malam itu malahan menjadi malam poker yang paling buruk baginya setelah tetangganya membuka hubungan Qiu Yingying sebelumnya secara tak sengaja.

 

Pacar dari Qiu Yingying langsung marah dan pergi dari apartemennya. Dan teman satu apartemen Qiu Yingying, Fan Shengmei, langsung memarahi pacarnya yang saat itu memarahi dan memutuskan hubungannya dengan Qiu Yingying. Ada 1 dialog yang muncul di mana dialog itu menjadi pemicu pemikiran apakah hubungan seks di luar nikah itu hal yang lumrah atau tidak.

 

Fan Shengmei meminta Ying Qin memaklumi Qiu Yingying yang mana adalah orang yang ia cintai. Namun Ying Qin mengatakan bahwa ia ragu-ragu untuk percaya pada orang yang sudah merendahan dirinya. Dan Shengmei bertanya: “Kamu pikir berhubungan seks sebelum menikah itu tidak pantas?”

 

Sudah Menjadi Topik yang Lawas

Sebenarnya memang pendidikan seks di Cina sangatlah minim. Ada banyak kejadian di mana guru biologi pria tidak menjelaskan secara rinci akan sistem reproduksi perempuan dengan baik di dalam kelas, dan malahan meminta siswanya belajar sendiri. dan juga orang tua, mereka tidak pernah berbagi informasi soal seks dengan anak-anak mereka.

 

Tapi di Cina, para orang tua memperingatkan pada anak-anak perempuan mereka agar tak berkencan sebelum mereka lulus kuliah. Hal itu dimaksudkan karena mereka takut anak-anak perempuan mereka akan terluka dan hamil. Secara tradisional juga, komunitas Cina, menuntut keperawanan sebelum pernikahan.

 

Arti dari ini semua, drama TV sangatlah berpengaruh dalam membentuk nilai-nilai yang ada dalam masyrakat dan kepada penonton. Drama ini juga menjadi sebuah jendela bagi para penonton muda, terutama mereka yang perempuan, untuk lebih memahami seks dan juga seksualitas dan juga perubahan di dalam pandangan masyarakat.

 

Zi Yin, salah satu asisten produser film, mengatakan kepada BBC bahwa topic seperti ini sudah kuno pada abad 21 ini. dia menilai drama itu “menjijikkan”, menilai keperawanan sebagai bahasan dari masalah. “Isu soal keperawanan tidak akan mengganggu perempuan berpendidikan tinggi yang tinggal di kota-kota besar Cina seperti Shenzhen dan Shanghai. Perempuan yang cerdas sudah terdidik dan juga terdorong untuk menjadi presiden Cina ataupun untuk mencapai karir setinggi-tingginya” tukasnya.