Satu Hal Kenapa McQueen Berbeda dengan Jackson Storm

Berbeda dengan Cars 2 yang bisa dikatakan cukup mengecewakan, Cars 3 yang akan datang kembali ke ke cerita asal dengan sudut alam semesta Pixar yang penuh warna seperti yang sudah ditampilkan di Cars yang pertama. Film Cars 3 ini mencakup cinta akan kecepatan dan balap dengan cara yang akan terasa mengesankan seperti di film Cars yang pertama. Selain itu, banyak elemen dari cerita hingga akhir yang membuat banyak penonton menaruh perhatian yang besar walau ada yang mengatakan film ini tidak cocok untuk anak-anak karena adegan balap yang ‘intens.

Perbedaan Karakter Jackson Storm dan McQueen

Ada banyak hubungan antara film pertama dan ketiga ini, namun paralel yang paling jelas adalah kesamaan antara McQueen (Owen Wilson) dan penantangnya yang akan datang yakni Jackson Storm (Armie Hammer). Baru-baru ini Hammer sendiri secara langsung menceritakan apa yang berbeda dari Storm  dan McQueen saat ia ditanya. Dia menjelaskan bahwa pendatang baru Cars tersebut, yakni Jackson Storm tidak bisa belajar kerendahan hati seperti Lightning. Hammer berkata seperti berikut;

“Anda tahu, ini lucu. Saya tidak memikirkannya sampai ada orang lain masuk dan mengatakan hal yang sama, seperti, ‘Dia seperti Lightning McQueen yang pertama.’ Itu masuk akal. Lightning McQueen belajar (akan) pelajarannya. Jackson Storm seperti terlihat sedikit nyentrik di keseluruhan film.”

Apa yang dikatakan oleh Hammer memang ada benarnya. Jackson Storm memiliki sifat yang dimiliki oleh McQueen di Cars sebelum akhirnya mendapatkan pelajaran setelah bertemu dengan Doc Hudson. Di film ini, dari trailer saja, jelas bahwa Jackson Storm berasal dari tempat yang penuh dengan ambisius yang sama dengan Lightning McQueen. Keduanya ingin menjadi juara di dunia balap, dan keduanya sangat bangga dan sombong tentang kemenangan masing-masing.

Perbedaan utamanya adalah Jackson melakukannya sedikit terlalu jauh, dan dia tidak mau mempelajari kerendahan hati yang diperlukan untuk menjadi juara sejati – itulah yang Lightning pelajari selama waktunya di bawah pengawasan Doc Hudson (Paul Newman – meninggal sebelum pembuatan Cars 2). Tanpa seorang mentor bijak di sisinya (dia lebih suka mengandalkan angka dan teknologi), Storm memiliki semua bakat Lightning, tapi tidak ada hatinya.

Analogi Menarik tentang McQueen dan Storm

Dari yang sudah disebutkan di atas, ada analogi menarik yang bisa kita tarik dari film olahraga hebat lainnya. Jika Lightning McQueen adalah Rocky Balboa, maka Jackson Storm lebih seperti Clubber Lang atau Ivan Drago daripada Apollo Creed. Tidak peduli siapa yang menang atau kalah, kemungkinan mereka menjadi teman sejati di akhir Cars 3. Ini bukan hal yang tidak mungkin. Tapi nantikan saja Cars 3.

Dengan demikian, ketika Anda menggabungkan persaingan dengan bagian plot film lainnya, sepertinya Cars 3 ini maka secara keseluruhan film dewa poker ini merupakan langkah besar yang dilakukan oleh Pixar untuk mengembalikan film tersebut pada dasar inti ceritanya. Dengan adanya penekanan yang baru pada adegan balap dan kembalinya Lightning McQueen sebagai protagonis atau karakter utamanya, segalanya terlihat lebih baik daripada yang mereka lakukan saat Cars 2 memulai debutnya pada tahun 2011.

Jadi, jika Anda sempat kecewa dengan Cars 2, semua akan terbayar ketika Anda melihat Cars 3. Catat baik-baik jika Lightning McQueen akan tancap gas untuk balapan yang mengesankan sekaligus mengerikan saat melawan Jackson Storm di Cars 3 yang akan memulai debutnya di bioskop akhir pekan ini pada 16 Juni.