Film Coco Garapan Pixar Segera Rilis Bulan November Ini

Pixar selalu membuat kejutan dengan berbagai film animasi yang sangat mengagumkan. Kita tentu masih ingat Wall E, Toy Story, Cars, Inside Out, Finding Nemo, Finding Dory dan lainnya. Nah, sebentar lagi Pixar akan rilis film terbaru berjudul Coco yang sudah ramai diperbincangkan dari beberapa waktu lalu. Kabarnya, film ini sudah selesai diproduksi hingga para kru membuat pesta sebagai akhir dari kerja keras mereka.

Sinopsis Film Coco yang Menarik

Coco merupakan film animasi Pixar yang akan segera rilis atau kurang dari dua bulan lagi. Menariknya, filmnya baru saja selesai melewati tahapan produksi. Kecanggihan teknologi Pixar dan briliannya ide para krunya akan ditampilkan di film ini. Para kru juga tengah merayakan tahap akhir produksi dengan cara yang sangat menyenangkan. Sutradara Coco, Lee Unkrich mengeposkan foto seluruh kru, yang menghadiri penayangan terakhir sebelum akhirnya dirilis dengan para kru yang memakai kostum unik.

Film ini diyakini akan mampu menarik jutaan mata penonton karena berbagai keunikannya. Tentu, yang pertama adalah karena sinopsisnya. Ceritanya berawal dari seorang anak kecil bernama Miguel, dimana di dalam keluarganya terdapat larangan untuk bermain musik, memutuskan untuk tetap bermain musik. Namun, Miguel yang suaranya diisi oleh Anthony Gonzalez) justru tetap bermimpi menjadi seorang musisi berprestasi seperti idolanya, Ernesto de la Cruz (suara diisi oleh Benjamin Bratt).

Putus asa untuk membuktikan bakatnya, Miguel menemukan dirinya berada di Tanah Mati yang menakjubkan dan penuh dengan warna setelah serangkaian peristiwa misterius terjadi sebelumnya. Sepanjang jalan, ia bertemu dengan penipu yang menawan bernama Hector (suara diisi oleh Gael Garcia Bernal), dan bersama-sama, mereka memulai perjalanan yang luar biasa untuk membuka kisah nyata di balik sejarah keluarga Miguel. Petualangan togel hongkong mereka inilah yang menjadi daya tarik utama dari film Coco, tentunya selain kekuatan visual Pixar.

Alasan Kenapa Film Coco Unik

Selain karena sinopsisnya, ada beberapa hal menakjubkan dan unik yang ada di film Coco. Ada beberapa alasan kenapa film ini dikatakan unik. Pertama dan yang paling utama, ini karena film tersebut berkaitan dengan hari libur Meksiko yang disebut Day of the Dead (Hari Orang Mati), yang berarti berfokus pada budaya tertentu yang tidak sering kita lihat dan dijadikan sebagai pusat dari sebagian cerita sebuah film apalagi untuk jenis film animasi.

Film ini juga memiliki fokus yang kuat pada musik walaupun musik tersebut sebenarnya telah menjadi latar awal berbagai film Animasi Disney. Hanya saja musik tersebut sejauh ini tidak menjadi masalah bagi Pixar. Selain itu film ini akan dirilis di waktu yang tidak terlalu jauh dari berbagai film sekuel Pixar lainnya. Ya, sebelum rilis Coco, kita telah melihat Finding Dory and Cars 3, dan setelah rilis film ini, kita juga akan melihat The Incredibles 2 dan Toy Story 4. Ini menakjubkan.

Film Coco ini bisa dipastikan akan menjadi film yang indah dan mengagumkan. Film ini juga sangat cocok untuk ditonton keluarga karena akan tayang di hari libur. Ceritanya juga sangat menarik belum lagi efek-efek visual dan kecanggihan teknologi Pixar yang akan ditampilkan di film ini. Jadi, jangan lupa untuk tonton film Coco yang akan dirilis pada tanggal 22 November 2017. Jika Anda penggemar film animasi terlebih Pixar, film Coco ini harus Anda tonton.

Satu Hal Kenapa McQueen Berbeda dengan Jackson Storm

Berbeda dengan Cars 2 yang bisa dikatakan cukup mengecewakan, Cars 3 yang akan datang kembali ke ke cerita asal dengan sudut alam semesta Pixar yang penuh warna seperti yang sudah ditampilkan di Cars yang pertama. Film Cars 3 ini mencakup cinta akan kecepatan dan balap dengan cara yang akan terasa mengesankan seperti di film Cars yang pertama. Selain itu, banyak elemen dari cerita hingga akhir yang membuat banyak penonton menaruh perhatian yang besar walau ada yang mengatakan film ini tidak cocok untuk anak-anak karena adegan balap yang ‘intens.

Perbedaan Karakter Jackson Storm dan McQueen

Ada banyak hubungan antara film pertama dan ketiga ini, namun paralel yang paling jelas adalah kesamaan antara McQueen (Owen Wilson) dan penantangnya yang akan datang yakni Jackson Storm (Armie Hammer). Baru-baru ini Hammer sendiri secara langsung menceritakan apa yang berbeda dari Storm  dan McQueen saat ia ditanya. Dia menjelaskan bahwa pendatang baru Cars tersebut, yakni Jackson Storm tidak bisa belajar kerendahan hati seperti Lightning. Hammer berkata seperti berikut;

“Anda tahu, ini lucu. Saya tidak memikirkannya sampai ada orang lain masuk dan mengatakan hal yang sama, seperti, ‘Dia seperti Lightning McQueen yang pertama.’ Itu masuk akal. Lightning McQueen belajar (akan) pelajarannya. Jackson Storm seperti terlihat sedikit nyentrik di keseluruhan film.”

Apa yang dikatakan oleh Hammer memang ada benarnya. Jackson Storm memiliki sifat yang dimiliki oleh McQueen di Cars sebelum akhirnya mendapatkan pelajaran setelah bertemu dengan Doc Hudson. Di film ini, dari trailer saja, jelas bahwa Jackson Storm berasal dari tempat yang penuh dengan ambisius yang sama dengan Lightning McQueen. Keduanya ingin menjadi juara di dunia balap, dan keduanya sangat bangga dan sombong tentang kemenangan masing-masing.

Perbedaan utamanya adalah Jackson melakukannya sedikit terlalu jauh, dan dia tidak mau mempelajari kerendahan hati yang diperlukan untuk menjadi juara sejati – itulah yang Lightning pelajari selama waktunya di bawah pengawasan Doc Hudson (Paul Newman – meninggal sebelum pembuatan Cars 2). Tanpa seorang mentor bijak di sisinya (dia lebih suka mengandalkan angka dan teknologi), Storm memiliki semua bakat Lightning, tapi tidak ada hatinya.

Analogi Menarik tentang McQueen dan Storm

Dari yang sudah disebutkan di atas, ada analogi menarik yang bisa kita tarik dari film olahraga hebat lainnya. Jika Lightning McQueen adalah Rocky Balboa, maka Jackson Storm lebih seperti Clubber Lang atau Ivan Drago daripada Apollo Creed. Tidak peduli siapa yang menang atau kalah, kemungkinan mereka menjadi teman sejati di akhir Cars 3. Ini bukan hal yang tidak mungkin. Tapi nantikan saja Cars 3.

Dengan demikian, ketika Anda menggabungkan persaingan dengan bagian plot film lainnya, sepertinya Cars 3 ini maka secara keseluruhan film dewa poker ini merupakan langkah besar yang dilakukan oleh Pixar untuk mengembalikan film tersebut pada dasar inti ceritanya. Dengan adanya penekanan yang baru pada adegan balap dan kembalinya Lightning McQueen sebagai protagonis atau karakter utamanya, segalanya terlihat lebih baik daripada yang mereka lakukan saat Cars 2 memulai debutnya pada tahun 2011.

Jadi, jika Anda sempat kecewa dengan Cars 2, semua akan terbayar ketika Anda melihat Cars 3. Catat baik-baik jika Lightning McQueen akan tancap gas untuk balapan yang mengesankan sekaligus mengerikan saat melawan Jackson Storm di Cars 3 yang akan memulai debutnya di bioskop akhir pekan ini pada 16 Juni.