NPC Menyeleksi Atlet Balap Sepeda Untuk Persiapan Asian Para Games 2018

Ada belasan atlet National Paralympic Committee atau NPC di cabang olahraga Balap Sepeda yang mana mengikuti seleksi nasional untuk persiapan Pesta Olahraga Tingkat Asia yakni Asian Para Games atau APG III 2018 yang akan digelar di Jakarta dan juga Palembang.

Pantau Nomor Apa Saja yang Perlu Masuk

Atlet-atlet balap sepeda yang mengikuti seleksi tersebut pasalnya berasal dari berbagai daerah dan provinsi yang ada di Indonesia. sebut saja mereka ada yang berasal dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimatan Selatan, dan juga yang lainnya. Mereka semua mengikuti seleksi nasional yang mana digelar id Velodrome Kompleks Stadion Manahan, Solo, Jateng pada hari Selasa (19/12) kemarin.

“Kami baru saja mau membentuk sebuah tim dengan menyeleksi atlet-atlet yang kami punya itu nanti akan dikategorikan ke nomor apa saja. Dan untuk mencari komposisi tersebut maka kami mengadakan seleksi nasional ini,” ungkap Fadilah Umar, Koordinator Balap Sepeda NPC, dilansir dari Kompas di sela-sela kesibukannya menyeksi para peserta.

Ia menambahkan, melalui seleksi tersebut, pihaknya dapat menyusun nomor apa saja yang bakal ditandingkan di dalam ajang olahraga tingkat Asia. “Sehingga nantinya kami bisa menyesuaikan kira-kira yang wajib dan harus ditandingkan kita ada atau tidak. Wajib harus itu. namun jika kita punya atlet itu, di sana belum masuk, kami bakal upayakan untuk bisa ditandingkan di sana,” lanjutnya.

Para atlet NPC yang mana mengikuti seleksi nasional pasalnya berasal dari berbagai nomor atau kelas. Ada beberapa dari kelas standar normal, ada juga yang dari kelas blend (atlet tuna netra atau yang disebut dengan low vision) dan juga ada yang dari kelas Hand.

“Seleksi ini kami laksanakan sudah sejak kemarin. Dan hari ini adalah hari terakhir. Ada kurang lebih 19 atlet balap sepeda yang ikut di seleksi nasional. Hasilnya bakal kami analisis dan kita siap main di nomor apa,” imbuhny.

Umar juga mengungkapkan bahwa keikutsertaan atlet-atlet balap sepeda di dalam olahraga tingkat Asian ini merupakan pertama kalian. Sehingga ia berharap bahwa para atlet tersebut bisa mencuri star atau juara di dalam ajang Asian Para Games 2018 nanti. Salah seorang atlet balap sepeda yang berasal dari Kalimantan Selatan yaitu Syaiful Anwar mengaku bahwa dirinya baru pertama kali ikut seleksi nasional. Dirinya tapi berharap ia bisa memberikan kemapuan terbaiknya bagi Indonesia. “Harapannya ya bisa memberikan hasil dewa poker yang terbaik bagi Indonesia. karena Indonesia juga kan jadi tuan rumah Asian Para Games 2018,” harapnya.

Indonesia Mengusulkan Penambahan Cabor Balap Sepeda

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya bahwa pada bulan Oktober kemarin, Indonesia mengusulkan adanya tambahan Cabor balap sepeda di ajang Asian Para Games 2018 yang bakal digelar pada tanggal 8-16 Oktober 2018 di Jakarta.

Ismun Dwi selaku Kabid Olahraga Disabilitas di Asisten Debuti Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus, Kemenpora, mengatakan sebenarnya sudah ada sebanyak 16 cabor yang akan ditandingkan di dalamajang Asian Para Games 2018 2018. Namun pasalnya belum ada cabang olahraga balap sepeda. Padahal, dirinya menilai bahwa balap sepeda sudah ditandingkan di ASEAN Para Games 2017 dan menjadi salah satu cabor dengan sumbangan medali emas.

“Balap sepeda bisa kita andalkan untuk mendapatkan emas. Persaingannya akan sangat berat meskipun kita mendapatkan status ruan rumah,” ungkap Ismun saat ditemui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *