Menyoal Asian Games, Jakarta Tourisindo Menunggu Penunjukkan dari KOI

G Jeffery Rantung, Direktur Utama PT Jakarta Tourisindo mengklaim bahwa pihaknya ditunjuk oleh Komite Olimpiade Indonesia (KOI) serta KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) agar turut serta berpartisipasi dalam Asian Games tahun 2018. Namun saat ini mereka tengah menunggu penunjukkan resminya itu terbit.

Jeffry yang ditemui oleh wartawan di Balai Kota DKI Jakarta kemarin Rabu (08/11) mengatakan, “Inshaallah dalam waktu dekat ini pihak kami akan mendapatkan semacam surat penunjukan atau surat keputusan di bawah koordinasi secara langsung oleh Pak Erick Thoir, KOI, dan juga KONI pusat bahwasanya kami kami bakal berpartisipasi dalam menyiapkan akomodasi untuk peserta-peserta Asian Games.

Tidak hanya ditugaskan untuk mengakomodasi para atlet yang mana akan ikut bertanding, Tourisindo juga diamanatkan untuk menjadi penyedia akomodasi bagi mantan atlet dan juga atlet paraolimpic yang akan ikut bertanding juga. Namun demikian, ia belum tahu ada berapa atlet yang diamanatkan oleh KOI dan KONI bagi PT Tourisindo.

“Hotel-hotel milik kami bakal mendapatkan kuota guna mengakomodir par peserta judi togel ini khususnya mantan atlet. Untuk mantan atlet kami akan mengakomodir untuk bisa menginap di tempat yang kami punya ini selama 15 hari dan itu juga untuk atlet-atlet olimpic,” sambung Jeffry. Selain itu juga, PT Tourisindo sudah secara tidak langsung diminta oleh KOI untuk menyiapkan katering yang mana juga untuk para atlet yang berlaga di Asian Games 2018. Namun hingga saat ini PT Jakarta Tourisindo belum mendapatkan penunjukkan¬† langsung menyoal penyediaan kateringnya. Penyediaan katering menurut Jeffry akan dipusatkan di Hotel Grand Cempaka. Mereka juga akan merenovasi tempat pemroduksi katering itu.

Lokasi Asian Games 2018 dipantau Technical Delegate

Terkait dengan persiapan Asian Games 2018 setali tiga uang dengan apa yang diamanatkan kepada PT Jakarta Tourisindo persiapan juga dilakukan oleh Test Event Tennis Road to Asian Games 2018 kejuaraan nasional 2018. Mereka mendapatkan sambutan khusus dari pihak technical delegate atau TD yang datang dari Singapura, Uthtapathy Shumugam pada hari Rabu kemarin (8/11).

Dengan para panitia penyelenggara, TD datang ke Jakabaring Sport City (JSC) untuk memantau persiapan venue tennia dari lapangan yang utama sampai ke ruang persiapan atlet. Uthtapathy Shunmugam mengatakan, “Secara menyeluruh, ya baik, namun masih banyak yang harus dipelajari.” Ia berpendapat bahqa perbaikan ruangan alat juga ruang medis, sampai dengan kebersihan perlu juga diperhatikan. Hal ini ia katakan demikian karena berkaitan dengan level Asian Games yang merujuk ke Asian Games. Ia bahkan mengatakan bahwa masih ada perbaikan lagi.

Sementara itu Joko Driyono, Wakil Deputi 1 Inasgoc, terus juga memantau persiapan dari setiap venue yang ada di sana khususnya venue tenis. Ia mengatakan, “Kita diberikan kehormatan untuk menjadi tuan rumah, jadi jangan disia-siakan.” Ia juga mengatakan bahwa apabila venue tenis Jakabaring belum siap maka ada kemungkinan venue akan dipindahkan ke Jakarta.

“Bukannya saya menilai Palembang, terutama venue tenis yang mana belum siap. Tapi ada rencana yang selanjutnya yakni pindah ke Jakarta,” imbuhnya. Ia juga menegaskan bahwa banyak sekali persiapan yang harus dilakukan demi sebuah perbaikan. Kemudian akan dilanjutkan dengan test event yang mana tingkatnya tingkat nasional bahkan juga internasional yakni salah satunya dengan adanya workshop. Dan ia menyatakan bahwa event internasional tenis bakal diadakan di tempat tersebut.¬† Seperti yang sudah dimandatkan oleh Puan Maharani, Asian Games 2018 harus maksimal karena menjadi tuan rumah adalah suatu kehormatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *