Putra dan Putri Terbaik Indonesia yang Ada di balik layar Efek Visual Hollywood

Adanya gedung-gedung tinggi dan rumah-rumah yang runtuh, kota yang porak poranda akibat serangan monster, serbuan makhluk asing di bumi, pertarungan superhero yang menyebabkan kota berantakan dalam sekejap atau superhero yang terbang ke angkasa adalah sedikit efek visual yang bisa membuat kita semua melongo takjub. Film-film Hollywood memang acap kali menampilkan efek visual seperti ini. dan untuk Indonesia, memang belum bisa menciptakan efek visual yang sebagus Hollywood karena keterbatasan dana. Namun jangan salah dulu, secara sumber dana memang kita belum mumpuni, namun secara sumber dana manusia, Indonesia tidak kalah luar biasa.

Memang di luar sana, terutama di industry film Hollywood banyak orang-orang lihai dalam bidang efek visual dalam film. Namun ada putra putri Indonesia yang terlibat di balik proses pengerjaan efek-efek visual tersebut. Siapa sajakah mereka?

  1. Denny Ertanto

Anak muda yang dipanggil Denny ini bekerja dalam bidang digital compositor. Ia bekerja menggabungkan cuplikan yang ada di video hasil syuting live action ke Computer Generated Imagery atau CGI. Yang diutamakan dalam pekerjaannya, adalah “memastikan sebuah adegan yang mana sudah diedit menjadi terlihat nyata, dan tak bisa dibedakan oleh mata mana yang asli mana yang editan.”

Pria yang lahir di Jakarta tahun 1989 ini pernah terlibat dalam sejumlah film Hollywood yang terkenal. Contohnya ia pernah mengerjakan visual efek dari War of the Planet of the Apes, A Monster Call, Fantastic Beast and Where to Find Them, Pan, Hugo, Cinderella, Into the Woods, dan The Martian. Saat ini ia juga tengah menggarap film lain namun sayang ia belum bisa membocorkannya sekarang.

Bahkan dalam mengerjakan proyek dengan box office Hollywood, ia mendapatkan banyak pengalaman judi bola dan juga cerita seru dan menantang. Contohnya saat mengerjakan Fantastic Beast, ia mendapatkan kesempatan menciptakan konsep beast dalam cerita itu.

  1. Samuel Ebijeser Simanjuntak

Sederet film blockbuster sudah pernah ditangani oleh pria yang kerap disapa dengan Sam ini. beberapa di antaranya adalah sebut saja Suicide Squad, Wonder Woman, X-Man Days of Future Past, X-Men Apocalypse, Cinderella, dan The Martian. Dan saat ini, ia sedang terlibat dalam pengerjaan film Murder of the Orient Express yang bakal dibintangi oleh aktor terkenal Jhonny Deep. Sama sendiri bekerja sebagai environmeny TD/artist yang mana tugasnya membuat lingkungan digital dengan computer.

Ia memberikan salah satu contohnya, di Wonder Woman, ia membuat pulau dan juga tebing yang ada di salah satu adegan di mana Gal Gadot berhadapan dengan tentara Jerman di sebuah pantai. Sesungguhnya, pulau dan tebing-tebing tersebut tidak lah ada di pantai aslinya.

  1. Faza Amaly Sulthon

Siapa yang tak bangga dengan sosok wanita Indonesia satu ini? ia bekerja sebagai compositor. Tugas pokoknya adalah menggabungkan seluruh elemen yang ada jadi satu dan juga menambahkan efek-efek visual sehingga di sana bisa terlihat seperti sangat nyata di mata. Misalnya saja menambahkan api, asap, atau batu jatuh dan juga lain sebagainya. Beberapa film yang pernah menjadi proyek garapannya adalah Wonder Woman, Pirates of the Carribean, X-Men Apocalypse, The Finest Hour, Ghost in the Shell, Jumanji dan The Mummy.

Nah, itulah ketiga putra dan putri Indonesia yang sangat membanggakan. Mereka ternyata ikut andil dalam keindahan dan kengerian film action Hollywood, ya? Semoga saja makin banyak yang bisa ikut jejak mereka dan bisa menularkan ilmunya untuk dibawa pulang ke Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *