Klasemen Formula 1 Musim 2017

Saat ini puncak klasemen dari formula 1 musim 2017 ini dikuasai oleh Ferrari, Sebastian Vettel mengukuhkan posisinya pada klasmenen pembalap formula 1 usai dirinya finish diurutan kedua pada seri GP Austria 09 Juli 2017.

Klasemen pembalap dari kelas formula 1 musim 2017
Sering terjadi hal yang mengejutkan dalam sirkuit formula 1 musim ini, termasuk peraih juara dalam setiap serinya. Sehingga dalam peraihan poin pun tentu akan berbeda-beda sesuai dengan posisi finish dari setiap pemain, semua pembalap formula 1 tentu berusaha saling mengejar poin untuk menempatkan diri pada peringkat klasemen yang semakin aman. Berikut klasemen pembalap dari seri formula 1 musim ini:
• Posisi pertama ditempati oleh pembalap asal Jerman Sebastian Vettel dari tim Ferrari dengan hasil raihan poin sebanyak 171 poin.
• Posisi kedua ditempati oleh pembalap dewa poker yang berasal dari negara Inggris yaitu Lewis Hamilton dari tim Mercedes dengan hasil raihan poin sebanyak 151 poin.
• Posisi ketiga disusul oleh pembalap asal Firlandia Valtteri Bottas teman satu tim dengan lewis Hamilton yaitu tim Mercedes dengan hasil raihan poin sebanyak 136 poin.
• Posisi keempat disusul oleh pembalap asal Australia Daniel Ricciardo dari tim Red Bull Racing Tag Heuer dengan hasil raihan poin sebanyak 107 poin.
• Posisi kelima ditempati oleh pembalap asal Firlandia KimiRaikkonen dari tim Ferrari dengan hasil raihan poin sebanyak 83 poin.
• Posisi keenam ditempati oleh pembalap asal Meksiko Sergio Perez dari tim Force India-Mercedes dengan hasil raihan poin sebanyak 50 poin.
• Posisi ketujuh ditempati oleh pembalap asal Belanda Max Verstappen dari tim Red Bull Racing-TAG Heuer dengan hasil raihan poin sebanyak 45 poin.
• Posisi kedelapan ditempati oleh pembalap asal Perancis Esteban Ocon dari tim Force India-Mercedes dengan hasil raihan poin sebanyak 39 poin.
• Posisi kesembilan ditempati oleh pembalap asal Spanyol Carlos Sainz Jr dari tim Toro Rosso dengan hasil raihan poin sebanyak 29 poin.
• Posisi kesepuluh ditempati oleh pembalap asal Brasil Felipe Massa dari tim William-Mercedes dengan hasil raihan poin sebanyak 22 poin.

Jadwal pertandingan formula 1 musim 2017
Untuk para pembalap furmula 1, masih bisa mengejar dan menambah poin dalam beberapa pertandingan yang masih tersisa. Berikut jadwal pertandingan furmola 1 musim ini:
• Minggu, 16 Juli 2017 pukul 00:00 WIB di Inggris, Silverstone Circuit.
• Minggu, 30 Juli 2017 pukul 00:00 WIB di Hungaria, Hungaroring Circuit
• Minggu, 27 Agustus 2017 pukul 00:00 WIB di Belgia, Circuit de Spa-Francorchamps.
• Minggu, 03 September 2017 pukul 00:00 WIB di Italia, autodromo Nazionale Monza.
• Minggu, 17 September 2017 pukul 00:00 WIB di Singapura, Marina bay Street circuit.
• Minggu, 1 Oktober 2017 pukul 00:00 WIB di Malaysia, Sepang International Circuit.
• Minggu, 8 Oktober 2017 pukul 00:00 WIB di Jepang, Suzuka International Racing Course.
• Minggu, 22 Oktober 2017 pukul 00:00 WIB di Amerika Serikat, Circuit of The Americas, Austin, Texas.
• Minggu, 29 Oktober 2017 pukul 00:00 WIB di Meksiko, Autodromo Hermanos Rodriguez.
• Minggu, 12 November 2017 pukul 00:00 WIB di Brasil, Autodromo Jose Carlos Pace.
• Minggu 26 November 2017 pukul 00:00 WIB di di Abu Dhabi, yas Marina Circuit.

Satu Hal Kenapa McQueen Berbeda dengan Jackson Storm

Berbeda dengan Cars 2 yang bisa dikatakan cukup mengecewakan, Cars 3 yang akan datang kembali ke ke cerita asal dengan sudut alam semesta Pixar yang penuh warna seperti yang sudah ditampilkan di Cars yang pertama. Film Cars 3 ini mencakup cinta akan kecepatan dan balap dengan cara yang akan terasa mengesankan seperti di film Cars yang pertama. Selain itu, banyak elemen dari cerita hingga akhir yang membuat banyak penonton menaruh perhatian yang besar walau ada yang mengatakan film ini tidak cocok untuk anak-anak karena adegan balap yang ‘intens.

Perbedaan Karakter Jackson Storm dan McQueen

Ada banyak hubungan antara film pertama dan ketiga ini, namun paralel yang paling jelas adalah kesamaan antara McQueen (Owen Wilson) dan penantangnya yang akan datang yakni Jackson Storm (Armie Hammer). Baru-baru ini Hammer sendiri secara langsung menceritakan apa yang berbeda dari Storm  dan McQueen saat ia ditanya. Dia menjelaskan bahwa pendatang baru Cars tersebut, yakni Jackson Storm tidak bisa belajar kerendahan hati seperti Lightning. Hammer berkata seperti berikut;

“Anda tahu, ini lucu. Saya tidak memikirkannya sampai ada orang lain masuk dan mengatakan hal yang sama, seperti, ‘Dia seperti Lightning McQueen yang pertama.’ Itu masuk akal. Lightning McQueen belajar (akan) pelajarannya. Jackson Storm seperti terlihat sedikit nyentrik di keseluruhan film.”

Apa yang dikatakan oleh Hammer memang ada benarnya. Jackson Storm memiliki sifat yang dimiliki oleh McQueen di Cars sebelum akhirnya mendapatkan pelajaran setelah bertemu dengan Doc Hudson. Di film ini, dari trailer saja, jelas bahwa Jackson Storm berasal dari tempat yang penuh dengan ambisius yang sama dengan Lightning McQueen. Keduanya ingin menjadi juara di dunia balap, dan keduanya sangat bangga dan sombong tentang kemenangan masing-masing.

Perbedaan utamanya adalah Jackson melakukannya sedikit terlalu jauh, dan dia tidak mau mempelajari kerendahan hati yang diperlukan untuk menjadi juara sejati – itulah yang Lightning pelajari selama waktunya di bawah pengawasan Doc Hudson (Paul Newman – meninggal sebelum pembuatan Cars 2). Tanpa seorang mentor bijak di sisinya (dia lebih suka mengandalkan angka dan teknologi), Storm memiliki semua bakat Lightning, tapi tidak ada hatinya.

Analogi Menarik tentang McQueen dan Storm

Dari yang sudah disebutkan di atas, ada analogi menarik yang bisa kita tarik dari film olahraga hebat lainnya. Jika Lightning McQueen adalah Rocky Balboa, maka Jackson Storm lebih seperti Clubber Lang atau Ivan Drago daripada Apollo Creed. Tidak peduli siapa yang menang atau kalah, kemungkinan mereka menjadi teman sejati di akhir Cars 3. Ini bukan hal yang tidak mungkin. Tapi nantikan saja Cars 3.

Dengan demikian, ketika Anda menggabungkan persaingan dengan bagian plot film lainnya, sepertinya Cars 3 ini maka secara keseluruhan film dewa poker ini merupakan langkah besar yang dilakukan oleh Pixar untuk mengembalikan film tersebut pada dasar inti ceritanya. Dengan adanya penekanan yang baru pada adegan balap dan kembalinya Lightning McQueen sebagai protagonis atau karakter utamanya, segalanya terlihat lebih baik daripada yang mereka lakukan saat Cars 2 memulai debutnya pada tahun 2011.

Jadi, jika Anda sempat kecewa dengan Cars 2, semua akan terbayar ketika Anda melihat Cars 3. Catat baik-baik jika Lightning McQueen akan tancap gas untuk balapan yang mengesankan sekaligus mengerikan saat melawan Jackson Storm di Cars 3 yang akan memulai debutnya di bioskop akhir pekan ini pada 16 Juni.